Kamis, 23 Desember 2010

Theodore Christian Matthias Mommsen, Peraih Nobel Sastra Tahun 1902



Theodore CM Mommsen dilahirkan tahun 1817 di Carding, Schleswig. Sejarawan klasik terbesar abad ke -19 adalah putra seorang pendeta Protestan. Ia belajar hukum dan sejarah klasik di Kiel antara tahun 1838 sampai 1843. Setelah sekian waktu, ia tinggal di Perancis dan dan Italia meniti karir di bidang jurnalistik dan menjadi Professor hokum di University Of Leipzig. Sekitar tahun 1848 – 1849 ia melibatkan diri dalam revolusi dan terbukti pada tahun 1859 dipecat, namun sebelumnya justru ia pernah mengisi jabatan akademik bergengsi di Universitas Zurich dan Breaslau dan ditunjuk untuk mengajar sejarah kuno di Universitas Berlin pada tahun 1858.

TCM Mommsen juga pernah menjabat sekretaris di Prusian Academy of Arts and Sciences. Dan, tahun 1870 ia menjadi anggota parlemen Prusia yang aktif memperjuangkan Nasional Liberal dan menjadi Liberal sejati.

Tulisan Mommsen dalam daftar bibliografinya mencapai 900 buah, yang sebagian besar merombak studi pendahulunya tentang sejarah Roma. Sebagai editor umum dan Kepala Kontributor pada Corpus Inscriptionum Latinarum yang menyimpan prasasti Roma. Dan kontribusi pemikiran Mommsen diterbitkan Berlin Academy (1859).

Secara ilmu pengetahuan, karya Mommsen meletakkan dasar –dasar penelitian terhadap sejarah pemerintahan Roma baik administrasi, ekonomi dan keuangan secara sistematis. Buku Mommsen tentang awal keberangkatan Roma tentang hukum konstitusi dan kriminal dianggap klasik.

Memang Mommsen dilahirkan menjadi sarjana berotak brilian yang mempunyai pemahaman detail serta memiliki bakat berorganisasi yang luar biasa, di samping sebagai penulis yang hebat. Dari hasil keterlibatannya dalam revolusi tahun 1848-1849 sangat mempengaruhi pola pemikiran atas karya-karyanya. Misalnya, Romische Geschichte ( Sejarah Roma ), kekaguman terhadap energi dan kecakapan Julius Caesar dalam perhelatan sejarah Roma mendominasi terhadap pandangan terhadap sejarah di masa itu.

Sang pendobrak sejarah Roma, akhirnya meninggal pada tahun 1903. Perjuangannya, pemikirannya dalam merekontruksi sejarah Roma masa lalu yang menjadi semangat Eropa dianugerahi Nobel pada tahun 1902, setahun sebelum ajal menjemput.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar